Latar Belakang Kegiatan Workshop Guru Sosiologi

Penelitian  sederhana merupakan salah satu bagian dari keseluruhan mata pelajaran Sosiologi yang diajarkan dibangku SMA. Penelitian sederhana yang dilakukan oleh siswa SMA di mata pelajaran Sosiologi bertujuan agar para siswa mampu mengaplikasikan teori dan metode yang selama ini dipelajari didalam kelas dengan membuat contoh. Tema-tema  penelitian sederhana yang selama ini  diangkat para siswa untuk penelitian sederhana banyak didapatkan dari sub tema pembelajaran yang ada di mata pelajaran sosiologi, seperti tema tentang stratifikasi sosial, diferensiasi sosial maupun mobilitas sosial. Namun, ada juga siswa-siswa lain yang mengangkat tema-tema disekitar mereka untuk dijadikan penelitian sederhana, seperti meneliti tentang penggunaan rokok dan dampaknya secara ekonomi.

Pembelajaran dan praktek tentang penelitian sederhana ditingkatan SMA sebenarnya sangat membantu siswa ketika mereka melanjutkan penedidikan dibangku kuliah. Mengingat mata kuliah yang ada dibangku kuliah erat kaitannya dengan kegiatan penelitian. Dalam ilmu-ilmu sosial, seperti jurusan Sosiologi, mata kuliah tentang perencanaan penelitian menjadi sentral karena tugas akhir yang harus dilakukan oleh mahasiswa agar lulus adalah melakukan penelitian yang berwujud skripsi.

Dibangku SMA pun tema penelitian nyatanya menjadi perhatian sendiri bagi guru-guru SMA mata pelajaran Sosiologi. Mereka mengakui ada beberapa tantangan yang dihadapi ketika mengajarkan tentang penelitian sederhana. Pertama, kurang komperhensifnya pemahaman guru mata pelajaran Sosiologi  tentang apa, mengapa dan bagaimana melakukan penelitian sederhana oleh guru-guru mata pelajaran Sosiologi SMA. Hal ini tidak lepas dari faktor bahwa tidak semua guru SMA yang punya pemahaman teori maupun metode yang baik dalam membuat penelitian sederhana. Tak jarang latar belakang mereka yang mengajarkan penelitian sederhana di mata pelajaran Sosiologi bukanlah guru yang berlatar belakang pendidikan Soiologi. Sebagai konsekuensi tentang pemahaman yang kurang komperhensif tentang apa, mengapa dan bagaimana melakukan penelitian sederhana berimplikasi pada hasil kualitas penelitian sederhana yang dilakukan oleh siswa.

Banyak hasil penelitian sederhana yang dilakukan oleh siswa yang cenderung berulang dari tahun ke tahun. Tema-tema yang diangkat pun tidak terlalu variatif dari tahun sebelumnya. Disisi lain berdasar dari proses observasi dan wawancara awal terhadap para guru, mereka lebih banyak  mengandalkan sense semata atau mengajarkan sesuai dengan buku. Padahal terkadang buku yang dijadikan referensi kurang begitu menunjang untuk memberikan pemahaman secara mendalam tentang penelitian sederhana. Sehingga mereka mengatakan, mereka  membutuhkan pelatihan atau workshop tentang bagaimana membuat penelitian sederhana yang baik